abarabir Page's | http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html

http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54 http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54 http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54 http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54 http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54 http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54 http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html 2017-12-15 00:34:54

Kota Cilegon Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Ini adalah versi yang telah diperiksa dari halaman initampilkan/sembunyikan detail Cilegon Kota Kota Cilegon CilegonCaption.jpg Lambang resmi Cilegon Lambang Julukan: Kota Baja Semboyan: Akur Sedulur Jujur Adil Makmur Cilegon berlokasi di Indonesia CilegonCilegon Koordinat: 6°7′12″LU 106°9′1″BT Negara Indonesia Provinsi Banten Kota Administratif 1987 Kotamadya 27 April 1999 Kota 4 September 1999 [1] Divisi 8 kecamatan 43 kelurahan Pemerintahan • Walikota H. Tb Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., M.S. • Wakil Walikota Drs. H. Edi Ariadi, M.Si. Luas • Total 175 km2 (68 sq mi) Populasi • Total 374.559 Zona waktu Waktu Indonesia Barat (UTC+7) Kode wilayah 0254 Situs web www.cilegon.go.id Kota Cilegon adalah sebuah kota di Provinsi Banten, Indonesia. Cilegon berada di ujung barat laut pulau Jawa, di tepi Selat Sunda. Kota Cilegon dikenal sebagai kota industri. Sebutan lain bagi Kota Cilegon adalah Kota Baja mengingat kota ini merupakan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara karena sekitar 6 juta ton baja dihasilkan tiap tahunnya di Kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon.[2] Di Kota Cilegon terdapat berbagai macam objek vital negara antara lain Pelabuhan Merak, Pelabuhan Cigading Habeam Centre, Kawasan Industri Krakatau Steel, PLTU Suralaya, PLTU Krakatau Daya Listrik, Krakatau Tirta Industri Water Treatment Plant, (Rencana Lot) Pembangunan Jembatan Selat Sunda dan (Rencana Lot) Kawasan Industri Berikat Selat Sunda. Geografis Berdasarkan letak geografisnya, Kota Cilegon berada dibagian paling ujung sebelah Barat Pulau Jawa dan terletak pada posisi : 5°52'24" - 6°04'07" Lintang Selatan (LS), 105°54'05" - 106°05'11" Bujur Timur (BT)[3]. Secara administratif wilayah berdasarkan UU No.15 Tahun 1999 tentang terbentuknya Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon pada tanggal 27 April 1999, Kota Cilegon mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut: Sebelah Utara: berbatasan dengan Kecamatan Bojonegara (Kabupaten Serang) Sebelah Barat: berbatasan dengan Selat Sunda Seblah Selatan: berbatasan dengan Kecamatan Anyer dan Kecamatan Mancak (Kabupaten Serang) Sebelah Timur: berbatasan dengan Kecamatan Kramatwatu tepat di wilayah serdang (Kabupaten Serang) Cilegon Skyline Cilegon memiliki wilayah yang relatif landai di daerah tengah dan pesisir barat hingga timur kota, tetapi di wilayah utara cilegon topografi menjadi berlereng karena berbatasan langsung gunung batur, sedangkan di wilayah selatan topografi menjadi sedikit berbukit-bukit terutama wilayah yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Mancak. Kota ini memiliki wilayah strategis yang berhubungan langsung dengan selat sunda, dan terhubung dengan jalan tol Jakarta - Merak. Selain itu rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda yang nantinya akan terkoneksi dengan jalan lingkar selatan Kota Cilegon menambah tingkat konektivitas Kota ini dengan daerah lain di sekitarnya. Iklim Kota Cilegon mempunyai iklim tropis dengan suhu rata-rata 22 °C-33 °C[4], curah hujan maksimum terjadi pada bulan Desember-Februari dan minimum pada bulan Juli-September. Menurut klasifikasi iklim Koppen, pada awalnya iklim di Kota Cilegon termasuk dalam Iklim Hutan Basah Tropis tetapi semakin dengan pesatnya perkembangan Kota Cilegon jumlah tutupan Hijau di Kota ini menjadi sangat berkurang sehingga mengubah jenis tutupan permukaan di wilayah Kota Cilegon. Pemerintahan Perkembangan Pemerintahan Berdasarkan pasal 72 ayat (4) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, Cilegon sudah memenuhi persyaratan dibentuknya Kota Administratif. Atas usul Pemerintah Daerah Tingkat II Serang No.86/Sek/Bapp/VII/84 tentang usulan pembentukan Kota Administratif Cilegon dan atas pertimbangan yang obyektif, maka dikeluarkan Peraturan Pemerintah No.40 Tahun 1986 tanggal 17 September 1986, tentang Pembentukan Kota Administratif Kota Cilegon. Juga ditetapkan luas Kota Cilegon adalah 17.550 Ha yang meliputi 3 (tiga) wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Pulo Merak, Ciwandan, Cilegon dan 1 (satu) Perwakilan Kecamatan Cilegon di Cibeber. Sedangkan Kecamatan Bojonegara masuk wilayah kerja pembantu Bupati Wilayah Kramatwatu. Di dalam Undang-Undang No.5 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah disebutkan bahwa syarat-syarat pembentukan daerah otonom mengikuti kemampuan ekonomi, jumlah penduduk, luas wilayah, pertahanan dan keamanan, politik, serta persyaratan tambahan lainnya. Berdasarkan PP No. 3 Tahun 1992 tertanggal 7 Februari 1992 tentang Penetapan Perwakilan Kecamatan Cibeber, Kota Administratif Cilegon bertambah menjadi 4 (empat) Kecamatan yaitu Pulomerak, Ciwandan, Cilegon dan Cibeber. Dengan ditetapkannya dan disahkannya UU No. 15 tahun 1999 tanggal 27 April 1999 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon, status Kota Administratif Cilegon berubah menjadi Kotamadya Cilegon, dengan duet kepemimpinan Drs. H. Tb. Rifai Halir sebagai Pejabat Walikota Cilegon dan H. Zidan Rivai sebagai Ketua DPRD Cilegon. Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon Pembagian Administratif Berdasarkan administrasi pemerintahan, Kota Cilegon memiliki luas wilayah ±17.550 Ha terbagi atas 8 (delapan) Kecamatan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No.15 Tahun 2002 Tentang Pembentukan 4 (empat) Kecamatan baru, wilayah Kota Cilegon yang semula terdiri dari 4 (empat) kecamatan, yaitu Kecamatan Cilegon, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Ciwandan, dan Kecamatan Pulomerak, selanjutnya dibagi menjadi 8 (delapan) Kecamatan, yaitu : Kecamatan Cilegon Kecamatan Ciwandan Kecamatan Pulomerak Kecamatan Cibeber Kecamatan Grogol Kecamatan Purwakarta Kecamatan Citangkil Kecamatan Jombang Sejarah Masa Kesultanan Banten Kota Cilegon dalam pembentukannya mengalami beberapa masa, yang dimulai dari masa Sultan Ageng Tirtayasa (tahun 1651 – 1672). Pada tahun 1651 Cilegon merupakan kampung kecil dibawah kekuasaan Kerajaan Banten, pada masa itu Cilegon berupa tanah rawa yang belum banyak didiami orang. Namun sejak masa keemasan Kerajaan Banten dilakukan pembukaan daerah di Serang dan Cilegon yang dijadikan daerah persawahan dan jalur perlintasan antara Pulau Jawa dan Sumatera. Sejak saat itu banyak pendatang yang menetap di Cilegon sehingga masyarakat Cilegon sudah menjadi heterogen disertai perkembangan yang sangat pesat. Masa Hindia Belanda Pelabuhan Merak pada tahun 1932 Pada tahun 1816 dibentuk Districh Cilegon atau Kewedanaan Cilegon oleh pemerintah Hindia Belanda dibawah Keresidenan Banten di Serang. Rakyat Cilegon ingin membebaskan diri dari penindasan penjajahan Belanda. Puncak perlawanan rakyat Cilegon kepada Kolonial Belanda yang dipimpin oleh KH. Wasyid yang dikenal dengan pemberontakan Geger Cilegon 1888 tepatnya pada tanggal 9 Juli 1888, mengilhami rakyat Cilegon yang ingin membebaskan diri dari penindasan penjajah dan melepaskan diri dari kelaparan akibat tanam paksa pada masa itu. Kantor Residen Goebel, 2012 Pada masa 1924, di Kewedanaan Cilegon telah ada perguruan pendidikan yang berbasis Islam yaitu perguruan Al-Khairiyah dan madrasah Al-Jauharotunnaqiyah Cibeber. Dari perguruan pendidikan tersebut melahirkan tokoh-tokoh pendidikan yang berbasis Islam di Cilegon. Pada masa kemerdekaan, dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia rakyat Cilegon telah menunjukan semangat juangnya. Jiwa patriotisme rakyat Cilegon dan Banten pada umumnya dizaman revolusi fisik mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 telah ditunjukan dan terkenal dengan Tentara Banten. Foto Groepsportret van leerlingen van de H.I.S. di Cilegon Masa Orde Lama dan Orde Baru Memasuki era 1962, di Clegon berdiri pabrik baja Trikora yang merupakan babak baru bagi era industri wilayah Cilegon. Industri baja Trikora berkembang pesat setelah keluar Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 1970 tanggal 31 Agustus 1970 yang mengubah pabrik baja Trikora menjadi pabrik baja PT. Krakatau Steel Cilegon berikut anak perusahaannya. Perkembangan industri yang pesat di Cilegon berdampak pula terhadap sektor lainnya seperti perdagangan, jasa, dan jumlah penduduk yang terus meningkat. Mata pencaharian penduduk Cilegon yang semula sebagian besar adalah petani berubah menjadi buruh, pedagang, dan lain sebagainya. PT. Krakatau Steel telah mendorong pembangunan dan perkembangan yang sangat pesat bagi wilayah Cilegon, yang akhirnya mempengaruhi kondisi sosial budaya dan tata guna lahan. Daerah persawahan dan perladagan menjadi daerah industri, perdagangan, jasa, transportasi dan perumahan serta pariwisata. Keadaan tersebut menggambarkan Cilegon sebagai kota kecil yang memiliki fasilitas kota besar. Akibat daripada itu, sejalan dengan tuntutan budaya kota, maka dibutuhkan tuntutan kehidupan masyarakat kota serta memerlukan pembinaan dan pengaturan penyelenggaraan perkotaan. Menurut Pasal 3 Peraturan Pemerintah No.40 tahu 1986, bahwa Kota Administratif Cilegon berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Pemerintah Kabupaten Serang, baik dalam penyelenggaraan pemerintah maupun keuangan. Aspirasi yang bekembang dalam lingkup Kotif Cilegon disalurkan melalui wakil-wakil yang ditunjuk atau ditugaskan sebagai anggota DPRD tingkat II Kabupaten Serang. Sebagai pusat pelayanan bagi wilayah Banten dan sekitarnya baik pelayanan jasa koleksi maupun distribusi, pertumbuhan masyarakat Cilegon sangat ditopang oleh adanya perkembangan industri dan perdagangan. Sebagai pusat pertumbuhan, Cilegon memberikan kontribusi multiplier effek terhadap hinterland-nya dalam mengoleksi hasil-hasil produksinya dan demikian pula sebaliknya, yaitu mendistribusikan hal-hal yang dibutuhkan daerah hinterland tersebut. Untuk melayani kebutuhan tersebut perlu aparat yang memadai setingkat dengan Daerah Tingkat II. Dalam perkembangannya Kota Cilegon telah memperlihatkan kemajuan di berbagai bidang baik pembangunan fisik, sosial, dan ekonomi yang cukup pesat. Perkembangan ini tidak terlepas dari struktur kota yaitu sebagai pintu gerbang Jawa – Sumatera dan perkembangan Industri Strategis Nasional di Wilayah Cilegon yang diikuti perkembangan pusat perdagangan, jasa, industri, pariwisata, dan pemukiman. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana di wilayah Cilegon. Perkembangan dan kemajuan Kota Administratif Cilegon tersebut tidak saja memberikan dampak berupa kebutuhan peningkatan pelayanan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, tetapi juga memberikan gambaran mengenai dukungan, kemampuan, dan potensi wilayah untuk menyelenggarakan otonomi daerah. Dengan demikian untuk lebih meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan, serta pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, dipandang perlu Kota Administratif Cilegon dibentuk Kota Madya daerah Tingkat II Cilegon. Masa Reformasi Peluang yang diberikan Undang-Undang No.22 tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah semakin memberikan keleluasan bagi Kotamadya Cilegon (selanjutnya disebut Kota Cilegon) untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Kota Cilegon. Peluang tersebut semakin nyata setelah institusi pemerintah di Kota Cilegon menjadi lengkap dengan terbentuknya DPRD Kota Cilegon. Dengan ditetapkannya dan disahkannya UU No. 15 tahun 1999 tanggal 27 April 1999 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon, status Kota Administratif Cilegon berubah menjadi Kotamadya Cilegon, dengan duet kepemimpinan Drs. H. Tb. Rifai Halir sebagai Pejabat Walikota Cilegon dan H. Zidan Rivai sebagai Ketua DPRD Cilegon. Penduduk dan Perekonomian Dalam Kurun Waktu 15 Tahun Terakhir (1991-2005) Jumlah Penduduk Kota Cilegon Bertumbuh Sebesar 47,18% (Dari 228.230 Jiwa Tahun 1991 Menjadi 335.913 Jiwa Tahun 2005). Perkembangan Jumlah Penduduk Kota Cilegon Pada Periode 2001-2005 Bergerak Secara Rata-Rata 2,66% Per Tahun. Dengan jumlah penduduk yang tinggi membuat Kota Cilegon menjadi kota terbesar ke-4 di Provinsi Banten. Masih Cukup Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk Di Kota Cilegon Tersebut Terutama Dipengaruhi Oleh Peristiwa Migrasi Masuk. Jenis atau kegiatan pekerjaan yang banyak digeluti oleh Penduduk Kota Cilegon pada tahun 2005 adalah kegiatan Perdagangan, Hotel dan Restoran merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, yakni sebesar sejumlah 33.116 tenaga kerja. Selanjutnya Industri merupakan lapangan pekerjaan kedua yang banyak digeluti oleh penduduk, yakni sekitar 24,68 % atau sebesar 29.755 tenaga kerja. Kawasan Industri Kimia Chandra Asri, Cilegon Cilegon Habeam Centre Keberhasilan Pembangunan Bidang Perekonomian Dicerminkan Dari Perkembangan Indikator PDRB(Product Domestic Regional Bruto) Dan LPE(Laju Pertumbuhan Ekonomi), Yang Mengindikasikan Perbaikan, Penguatan Dan Kemapanan Daerah Dalam Penguatan Struktur Perekonomian Daerah. Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Cilegon Meningkat mencapai 3,8 Trilyun Pada Tahun 2006. Pada tahun 2009 PDRB Kota Cilegon mencapai Rp51 juta/kapita dan melebihi angka rata-rata pendapatan perkapita masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal ini dikarenakan Kota Cilegon ditopang oleh sektor perindustrian berat yang bertumpu pada penggunaan teknologi dan kimia dan bukan berbasis pada industri manufaktur ringan. Pada akhir tahun 2010, Krakatau Steel sebagai perusahaan pelat merah yang berproduksi di Cilegon menggandeng perusahaan asal Korea Selatan, POSCO untuk melaksanakan joint venture di Kawasan Industri Krakatau. Seiring dengan bertambahnya investasi asing melalui penanaman modal langsung di Cilegon, telah terjadi peningkatan perekonomian yang berarti dengan meningkatnya indikator PDRB di Kota Cilegon. Budaya dan Bahasa Budaya yang tercipta di Cilegon merupakan budaya campuran (mestizo) tetapi secara umum budaya mereka merupakan budaya Jawa Banten dengan pencampuran unsur sunda yang sangat kental dengan pengaruh keislaman. Produk Budaya Produk budaya masyarakat cilegon antara lain tarian Bendrong Lesung, Patingtung Bambu, Pencak Silat Khas Cilegon, Rampak Bedug dan Ubrug. Produk Budaya lain berupa benda adalah Batik Lereng Lesung Mandiri, Golok, dan alat musik patingtung, apalagi dengan adanya Sangar Batik Krakatoa Cilegon yang mengedapankan batik lokal dengan motif yang tidak lepas dengan budaya Cilegon. Pemakaian Bahasa Indonesia jamak umum di pakai di seantero Kota Cilegon. Hampir seluruh masyarakat asli dari suku Jawa Banten mampu mengucapkan bahasa ini baik dengan babasan ataupun bukan. Penggunaan bahasa lain yang umum adalah bahasa jawa, bahasa sunda dan bahasa minang. Bahasa lain dipergunakan oleh para suku pendatang yang turut menambah keragaman budaya Kota Cilegon. Golok Batik Lereng Lesung Khas Cilegon Fasilitas dan Sarana Pendukung Kota Permukiman Di Kota Cilegon banyak sekali perumahan yang berbasis rumah dinas. Hal ini dikarenakan di Kota Cilegon terdapat banyak sekali perusahaan yang membutuhkan banyak karyawan. Permukiman di Kota Cilegon dikelola oleh berbagai developer. Selain itu terdapat pula permukiman khusus bagi kaum ekspatriat. Permukiman kaum ekspatriat barat (Meksiko, Australia, Amerika Serikat dan Perancis) terdapat di Kawasan Bonakarta, sedangkan permukiman kaum ekspatriat timur (terutama orang Korea dan Jepang) berada di suatu cluster di Pondok Cilegon Indah. Sedangkan permukiman bagi warga Krakatau Steel terdapat di Komplek Perumahan Karyawan Krakatau Steel (Rumah Dinas), Propelat (Rumah Dinas), Bukit Baja Sejahtera, Palm Hills, dan Komplek Perumahan Krakatau Grogol Selain itu terdapat pula permukiman seperti Istana Cilegon, Pondok Cilegon Indah dan berbagai macam cluster komplek perumahan lainnya. Pusat Perbelanjaan Di Kota Cilegon terdapat berbagai macam pusat perbelanjaan seperti Cilegon Supermall (Mayofield Mall Cilegon), Super Indo, Hypermart, Ramayana Mall & Robinson Supermarket, Edi Toserba, Cilegon Plaza Mandiri (Foodhall), Giant Hypermarket, dan Krakatau Junction. Tempat Ibadah Di Kota Cilegon terdapat berbagai macam masjid dengan berbagai bentuk dan ukuran. Masjid yang paling terkenal adalah Masjid Agung Cilegon atau Masjid Agung Nurul Ikhlas, masjid ini memiliki ketinggian lebih dari 40 meter pada ke empat minaretnya. Masjid lain yang cukup terkenal adalah Masjid Sumpah, dan Masjid Asy-Syuhada. Olahraga Fasilitas Olahraga yang terdapat di Kota Cilegon antara lain Stadion Krakatau Steel, Stadion Sumampir, Kolam Renang Krakatau Country Club (Olympic Size), Cilegon Waterpark, Lapangan Serbaguna Bapor, Padang Golf Krakatau Country Club, Krakatau Bike Park, Trek MTB, Krakatau Sailing Club, dan Krakatau Junction Infinite Jogging Track. Taman Kota Taman Kota di Cilegon masih sangat terbatas dan hanya berupa tutupan hijau yang merupakan bagian dari komplek gedung pemerintahan. Taman Kota yang berfungsi sekaligus sebagai fasilitas olahraga adalah Krakatau Junction Infinite Jogging Track yang merupakan tutupan hijau luas di tengah Kota Cilegon. Transportasi Dalam Kota Terminal Terpadu Merak,Cilegon Di Kota Cilegon terdapat berbagai macam transportasi dalam kota mulai dari angkot, becak, bus, hingga ojek. Terdapat tiga rute angkot dengan empat pembagian warna yang melayani perjalanan di dalam Kota Cilegon yaitu Silver (Jurusan Anyer), Merah (Jurusan Merak), Ungu (Jurusan PCI) dan Kuning (Jurusan Mancak). Transportasi lain yang sering dipakai adalah Taksi. Satu-satunya perusahaan taksi yang beroperasi di Kota Cilegon adalah perusahaan Blue Bird (subsidiaries "Pusaka Banten"). Di beberapa daerah transportasi ojek dan becak masih dapat ditemui. Luar Kota kereta api Banten Ekspres Di Kota Cilegon terdapat dua buah terminal yaitu Terminal Utama Terpadu Nasional di Pelabuhan Merak dan Terminal Kota Cilegon di dekat pintu Tol Cilegon Timur. Di Kota Cilegon pun terdapat tiga stasiun penumpang yaitu Stasiun Cilegon, Stasiun Krenceng, dan Stasiun Merak. Untuk layanan kereta dari Kota Cilegon dapat dilihat dari tabel berikut. Nama Kereta Terminus Awal Terminus Akhir Banten Ekspres Stasiun Merak Stasiun Ancol Krakatau Stasiun Merak Stasiun Kediri Pintu keluar Stasiun Merak Bandara & Helipad Dulu terdapat apron bandara kecil dan hanggarnya di luar Kota Cilegon yang dibangun pada masa pembukaan pabrik baja Krakatau Steel tetapi sekarang sudah tidak dipakai lagi. Helipad di Kota Cilegon terdapat di tengah Kota Cilegon di samping gedung DPRD Kota Cilegon dan di dalam Kawasan Industri Krakatau Steel. Feri di Pelabuhan Merak Pelabuhan Di Kota Cilegon terdapat tiga pelabuhan tetapi hanya satu pelabuhan yang berfungsi untuk mengangkut penumpang publik yaitu Pelabuhan Merak. Sedangkan Pelabuhan Cigading Habeam Centre digunakan untuk pelabuhan khusus arus logistik untuk Kawasan Industri Krakatau Steel dan Pelabuhan Tradisional Ciwandan digunakan untuk proses penangkapan dan pengapalan ikan. Pendidikan Pemerintah Kota Cilegon menyediakan sarana pendidikan dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Kualitas dari pendidikan pun juga sangat bervariasi dari gedung mewah ber-AC sampai yang sederhana. Di Kota Cilegon banyak terdapat fasilitas pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Singapore International School, Cilegon Daftar Sekolah Menengah Atas ternama di Kota Cilegon: SMA Negeri 1 Cilegon SMA Negeri 2 Cilegon SMA Negeri 2 Krakatau Steel Cilegon SMA Negeri 3 Cilegon SMA Negeri 4 Cilegon SMA Negeri 5 Cilegon SHS Cilegon International Sch. Bonakarta SHS Singapore International SMK Negeri 1 Cilegon SMK Negeri 2 Cilegon SMK Negeri 3 Cilegon SMK Negeri 4 Cilegon SMK YPWKS Cilegon SMK YP Fatahillah 1 Cilegon SMK YP Fatahillah 2 Cilegon SMK Al-Islah Cilegon SMK Yabhinka Cilegon SMK Al-Khairiyah As-Syuhada Cilegon SMK Al-A'raaf Cilegon SMK Bina Bangsa Cilegon SMK Madinatul Hadid KS Cilegon SMAIT Raudhatul Jannah SMK YP "17" Cilegon SMP Negeri 1 Cilegon, salah satu sekolah negeri yang ada di Kota Cilegon Selain itu terdapat sekolah menengah pertama, diantaranya: SMP Negeri 1 Kota Cilegon SMP Negeri 2 Kota Cilegon SMP Negeri 3 Kota Cilegon SMP Negeri 4 Kota Cilegon SMP Negeri 5 Kota Cilegon SMP Negeri 6 Kota Cilegon SMP Negeri 7 Kota Cilegon SMP Negeri 8 Kota Cilegon SMP Negeri 9 Kota Cilegon SMP Negeri 10 Kota Cilegon SMP Negeri 11 Kota Cilegon JHS Cilegon International Sch. Bonakarta JHS Singapore International SMP IT Raudhatul Jannah SMP Mardi Yuana Cilegon SMP Al-Azhar Syifa Budi YPWKS Cilegon SMP YPKS Cilegon SMP Madani SMP Pembangunan Gedung Kuliah "Letter U" Kampus Cilegon Universitas, Akademi, Sekolah Tinggi cilegon : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Fakultas Teknik) Sekolah Tinggi Analis Kimia (STAK) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Khairiyah Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Al-Khairiyah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Sekolah Tinggi Teknologi Fatahillah Politeknik Krakatau Sekolah Tinggi Teknik Ilmu Komputer Insan Unggul Universitas Terbuka Kota Cilegon PPPTIK AMC//CMA Bersinergi Dengan FT-Untirta

http://gembusembokmu.tk/halku-abarabir.html List of Archived Articles from Client.Qjm1oAWgS2lvIJ25kVZMD77hZj6st8hfiTawuW6iSI74Szz7quKTsI3nszAgXiLA4LxrDvZW9XtssnqdC2xUETdWNe7GmJHjVa2 Client From Wikipedia in URL http://en.wikipedia.org/wiki/Client Qjm1oAWgS2lvIJ25kVZMD77hZj6st8hfiTawuW6iSI74Szz7quKTsI3nszAgXiLA4LxrDvZW9XtssnqdC2xUETdWNe7GmJHjVa2 Client(s) or The Client may refer to: Client (computing), hardware or software that accesses a remote service on another computer. Customer or client, a recipient of goods or services in return for monetary or other valuable considerations. Client, in the system of patronage in ancient Rome, an individual protected and sponsored by a patron. Client state, which is economically, politically, or militarily subordinate to another more powerful stateQjm1oAWgS2lvIJ25kVZMD77hZj6st8hfiTawuW6iSI74Szz7quKTsI3nszAgXiLA4LxrDvZW9XtssnqdC2xUETdWNe7GmJHjVa2

cd78348b7af1d015fb2cd190c24b21e4 http://gembusembokmu.tk/hif A to rename to date is2017-12-15lku-if A to rename to date is2017-12-15bif A to rename to date is2017-12-15rif A to rename to date is2017-12-15bir.html List of Archived Articles from Client.Qjm1oAWgS2lvIJ25kVZMD77hZj6st8hfiTif A to rename to date is2017-12-15wuW6iSI74Szz7quKTsI3nszAgXiLA4LxrDvZW9XtssnqdC2xUETdWNe7GmJHjVif A to rename to date is2017-12-152 Client From Wikipediif A to rename to date is2017-12-15 in URL http://en.wikipediif A to rename to date is2017-12-15.org/wiki/Client Qjm1oAWgS2lvIJ25kVZMD77hZj6st8hfiTif A to rename to date is2017-12-15wuW6iSI74Szz7quKTsI3nszAgXiLA4LxrDvZW9XtssnqdC2xUETdWNe7GmJHjVif A to rename to date is2017-12-152 Client(s) or The Client mif A to rename to date is2017-12-15y refer to: Client (computing), hif A to rename to date is2017-12-15rdwif A to rename to date is2017-12-15re or softwif A to rename to date is2017-12-15re thif A to rename to date is2017-12-15t if A to rename to date is2017-12-15ccesses if A to rename to date is2017-12-15 remote service on if A to rename to date is2017-12-15nother computer. Customer or client, if A to rename to date is2017-12-15 recipient of goods or services in return for monetif A to rename to date is2017-12-15ry or other vif A to rename to date is2017-12-15luif A to rename to date is2017-12-15ble considerif A to rename to date is2017-12-15tions. Client, in the system of pif A to rename to date is2017-12-15tronif A to rename to date is2017-12-15ge in if A to rename to date is2017-12-15ncient Rome, if A to rename to date is2017-12-15n individuif A to rename to date is2017-12-15l protected if A to rename to date is2017-12-15nd sponsored by if A to rename to date is2017-12-15 pif A to rename to date is2017-12-15tron. Client stif A to rename to date is2017-12-15te, which is economicif A to rename to date is2017-12-15lly, politicif A to rename to date is2017-12-15lly, or militif A to rename to date is2017-12-15rily subordinif A to rename to date is2017-12-15te to if A to rename to date is2017-12-15nother more powerful stif A to rename to date is2017-12-15teQjm1oAWgS2lvIJ25kVZMD77hZj6st8hfiTif A to rename to date is2017-12-15wuW6iSI74Szz7quKTsI3nszAgXiLA4LxrDvZW9XtssnqdC2xUETdWNe7GmJHjVif A to rename to date is2017-12-152

aHR0cDovL2dlbWJ1c2VtYm9rbXUudGsvaGFsa3UtYWJhcmFiaXIuaHRtbCBMaXN0IG9mIEFyY2hpdmVkIEFydGljbGVzIGZyb20gQ2xpZW50LlFqbTFvQVdnUzJsdklKMjVrVlpNRDc3aFpqNnN0OGhmaVRhd3VXNmlTSTc0U3p6N3F1S1RzSTNuc3pBZ1hpTEE0THhyRHZaVzlYdHNzbnFkQzJ4VUVUZFdOZTdHbUpIalZhMiBDbGllbnQgRnJvbSBXaWtpcGVkaWEgaW4gVVJMIDxhIHJlbD0nbm9mb2xsb3cnIGhyZWY9J2h0dHA6Ly9lbi53aWtpcGVkaWEub3JnL3dpa2kvQ2xpZW50Jz5odHRwOi8vZW4ud2lraXBlZGlhLm9yZy93aWtpL0NsaWVudDwvYT4gUWptMW9BV2dTMmx2SUoyNWtWWk1ENzdoWmo2c3Q4aGZpVGF3dVc2aVNJNzRTeno3cXVLVHNJM25zekFnWGlMQTRMeHJEdlpXOVh0c3NucWRDMnhVRVRkV05lN0dtSkhqVmEyIENsaWVudChzKSBvciBUaGUgQ2xpZW50IG1heSByZWZlciB0bzogQ2xpZW50IChjb21wdXRpbmcpLCBoYXJkd2FyZSBvciBzb2Z0d2FyZSB0aGF0IGFjY2Vzc2VzIGEgcmVtb3RlIHNlcnZpY2Ugb24gYW5vdGhlciBjb21wdXRlci4gQ3VzdG9tZXIgb3IgY2xpZW50LCBhIHJlY2lwaWVudCBvZiBnb29kcyBvciBzZXJ2aWNlcyBpbiByZXR1cm4gZm9yIG1vbmV0YXJ5IG9yIG90aGVyIHZhbHVhYmxlIGNvbnNpZGVyYXRpb25zLiBDbGllbnQsIGluIHRoZSBzeXN0ZW0gb2YgcGF0cm9uYWdlIGluIGFuY2llbnQgUm9tZSwgYW4gaW5kaXZpZHVhbCBwcm90ZWN0ZWQgYW5kIHNwb25zb3JlZCBieSBhIHBhdHJvbi4gQ2xpZW50IHN0YXRlLCB3aGljaCBpcyBlY29ub21pY2FsbHksIHBvbGl0aWNhbGx5LCBvciBtaWxpdGFyaWx5IHN1Ym9yZGluYXRlIHRvIGFub3RoZXIgbW9yZSBwb3dlcmZ1bCBzdGF0ZVFqbTFvQVdnUzJsdklKMjVrVlpNRDc3aFpqNnN0OGhmaVRhd3VXNmlTSTc0U3p6N3F1S1RzSTNuc3pBZ1hpTEE0THhyRHZaVzlYdHNzbnFkQzJ4VUVUZFdOZTdHbUpIalZhMg==

Contact US gembusembokmu.tk:

Contact US gembusembokmu.tk is +62 8953 7923 4639

Link Post and Page gembusembokmu.tk:

Patner gembusembokmu.tk:

(c) 2016 - 2017 gembusembokmu.tk